Satu Tahun Maulana–Diza! Visi BAHAGIA Diterjemahkan ke Kerja Nyata, Kota Jambi Catat 37 Penghargaan

Satu Tahun Maulana–Diza! Visi BAHAGIA Diterjemahkan ke Kerja Nyata, Kota Jambi Catat 37 Penghargaan

Posted on 2026-02-19 19:47:10 dibaca 234 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Tepat satu tahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menandai babak awal kepemimpinan dengan sederet program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Di tengah tekanan fiskal, dinamika global, dan ancaman perubahan iklim, Pemerintah Kota Jambi memilih fokus pada kerja konkret dengan satu payung visi: BAHAGIA — Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera.

Satu tahun pertama menjadi fase peletakan fondasi. Pemerintah kota tidak hanya menggenjot pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat perlindungan sosial, memperluas akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM dan tenaga kerja lokal.

BACA JUGA: Sebuah Mobil Terjun ke Jurang di Pendakian Bukit Tengah Siulak, Sopir Dilarikan ke Puskesmas

Program Kartu Bahagia menjadi ikon tahun pertama. Melalui skema ini, Pemkot menambahkan 49.212 kuota BPJS bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga Kota Jambi mencapai Universal Health Coverage (UHC) 100 persen.

Tak hanya itu, layanan cek kesehatan gratis telah menjangkau 111.762 jiwa. Di sektor ketenagakerjaan, jaminan sosial diberikan kepada 3.000 pekerja rentan, 1.650 Ketua RT, 1.114 Pegawai Harian Lepas (PHL), dan 1.316 petugas syara’.

BACA JUGA: Kontaminasi Bakteri pada Makanan jadi Penyebab Keracunan MBG di Muaro Jambi

Di bidang pendidikan, 2.070 siswa SD dan SMP menerima beasiswa. Program ini diperkuat dengan kesepakatan pemasangan 13.235 sambungan gas rumah tangga, dengan target jangka panjang 100 ribu sambungan. Kota Jambi juga terpilih sebagai lokasi Program Prioritas Nasional Sekolah Rakyat di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo.

Bantuan bedah rumah, sembako murah, bantuan disabilitas, internet gratis, hingga dukungan kemanusiaan saat bencana turut melengkapi intervensi sosial Pemkot.

BACA JUGA: Minta Kompensasi Warga, DPRD Kerinci Surati PLTA Batang Merangin

Upaya menekan pengangguran dilakukan melalui BALIKAT (Balai Latihan Kerja Tematik). Lebih dari 2.000 warga telah mengikuti pelatihan, mulai dari keselamatan konstruksi, UMKM, digital marketing, hingga bisnis ekspor. Job fair yang digelar menghadirkan 13 ribu lowongan kerja, disertai workshop kewirausahaan dan program magang luar negeri.

Sementara itu, BANK HARKAT (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat) disiapkan dengan dukungan anggaran Rp111,4 miliar bekerja sama dengan perbankan untuk kredit berbunga rendah. Sebanyak 881 UMKM disiapkan sebagai penerima program, ditambah bantuan usaha dan mesin senilai lebih dari Rp5 miliar.

Program ini menjadi strategi memperkuat ekonomi akar rumput sekaligus memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha kecil.

Kampung Bahagia dan Penguatan Komunitas Program Kampung Bahagia digerakkan berbasis komunitas dengan masyarakat sebagai aktor utama. Diawali PILKATE dan retret 1.650 Ketua RT, tahun 2025 dijalankan pilot project di 67 RT dengan realisasi capaian 125 hingga 200 persen.

Tercatat 212 kegiatan fisik dan 439 kegiatan non-fisik dilaksanakan, mulai dari penataan lingkungan hingga penguatan kapasitas warga.

Di sisi lain, RUMEL (Ruang Milenial) di Terminal Rawasari dan Banjuran Budayo menjadi ruang ekspresi generasi muda. Festival ekonomi kreatif, aktivitas kepemudaan, hingga internet gratis di rumah ibadah dihadirkan untuk membangun generasi produktif menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui program Lansia Bahagia, Pemkot menghadirkan bantuan makanan bagi lansia kurang mampu, pemeriksaan kesehatan rutin, senam lansia, layanan jenguk, rehabilitasi taman lansia, hingga pendidikan nonformal melalui Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). Seluruh puskesmas kini menjadi Puskesmas Santun Lansia.

Di sektor infrastruktur, 22 ruas jalan direkonstruksi, 49 ruas direhabilitasi, 388 jalan lingkungan dibangun, serta satu jembatan diganti. Normalisasi sungai dan drainase dilakukan beriringan dengan pembebasan lahan kolam retensi yang direncanakan lebih dari 9 hektare bersama Kementerian PUPR sebagai solusi banjir sekaligus kawasan ekonomi kreatif dan wisata air.

Pengelolaan sampah diperkuat dengan distribusi 68 gerobak motor, pembangunan pabrik briket, biji plastik, kompos, dan maggot, serta pengadaan armada listrik. Transportasi publik ramah lingkungan juga mulai disiapkan melalui kerja sama pengadaan angkutan umum berbasis listrik.

Melalui APEL KOTA dan BALAP Anti Pungli, ribuan tenaga honorer diangkat menjadi PPPK. Regulasi penguatan integritas ASN terus diperbarui untuk memastikan tata kelola bersih dan akuntabel.

Call Center Bahagia 112 sepanjang 2025 menerima 6.152 panggilan warga dengan tingkat penyelesaian 97,15 persen—menjadi indikator respons cepat layanan publik.

Sepanjang tahun pertama, Pemkot Jambi meraih 37 penghargaan—23 tingkat provinsi, 13 nasional, dan 1 internasional.

Memasuki 2026, target yang dipasang cukup ambisius: IPM 82,45; pertumbuhan ekonomi 5,75 persen; Gini Ratio 0,325; kemiskinan 7 persen; inflasi 1–3 persen; investasi Rp2 triliun; pengangguran terbuka 6,95 persen; stunting 8,75; dan Indeks Reformasi Birokrasi 72,97.

Satu tahun pertama mungkin baru awal perjalanan. Namun fondasi telah diletakkan: perlindungan sosial diperluas, ekonomi rakyat diperkuat, infrastruktur dibenahi, dan layanan publik dipercepat. (hfz)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com