Nampak dari pinggiran danau kerinci yang menyusut hingga diperkirakan lebih 1 meter.

Permukaan Air Danau Kerinci Menyusut Hingga Satu Meter, Nelayan Mulai Resah

Posted on 2026-01-24 09:59:54 dibaca 1629 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Permukaan air Danau Kerinci Kerinci, Jambi mengalami penyusutan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Penurunan ketinggian air danau tersebut diperkirakan mencapai hingga satu meter.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Jumat (23/1/2026), penyusutan terlihat jelas di pintu keluar air Danau Kerinci menuju Sungai Batang Merangin. Debit air yang biasanya berkisar dua meter kini tampak jauh berkurang dan semakin dangkal.

BACA JUGA: 921 Hektare Pesisir Tanjabtim Tergerus Abrasi, DLH Ajukan Penanganan ke Pemerintah Pusat

Sejumlah warga dan nelayan tradisional setempat menyebutkan cuaca panas serta minimnya curah hujan dalam sepekan terakhir diduga menjadi penyebab utama menyusutnya permukaan air danau.

“Baru beberapa hari tidak hujan, tapi air danau sudah menyusut. Biasanya kondisi seperti ini terjadi saat kemarau panjang,” kata Asep, warga sekitar danau.

BACA JUGA: Kota Jambi ke Final! FC Koja Singkirkan Muaro Jambi 2-0 di Semifinal Gubernur Cup 2026

Penyusutan air Danau Kerinci dikhawatirkan berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya nelayan tradisional yang menggantungkan mata pencaharian dari danau tersebut. 

Selain itu, kondisi ini juga berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem danau.

Sebagian warga menduga penyusutan air danau tidak hanya disebabkan faktor cuaca, tetapi juga berkaitan dengan pelepasan debit air untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

BACA JUGA: Panas Sejak Kick Off, FC Koja vs Muaro Jambi Masih Imbang di Babak Pertama

Warga meminta adanya kajian teknis terkait bukaan pintu air dan kedalaman pengerukan saluran pelepasan. "Bisa jadi ada kaitannya juga dengan pelepasan air di PLTA Batang Merangin, tentu hal ini perlu penelitian lebih lanjut oleh pemerintah kerinci," kata warga Kerinci.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan kajian menyeluruh guna memastikan penyebab penyusutan air Danau Kerinci. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi mata pencaharian masyarakat sekitar. 

Sementara itu, menurut pengamat DR Akmaludin kondisi ini bukanlah fenomena yang langka. Untuk memastikan dampaknya, perlu dilihat seberapa deras lepasan air yang keluar dari danau. Terdapat dua jalur utama lepasan air, yakni melalui sungai utama di sekitar jembatan dekat jalan menuju Jambi, serta melalui pintu air yang dikelola oleh PLTA. Apabila aliran air masih terlihat deras, hal tersebut menandakan bahwa PLTA membuka pintu air hingga batas maksimal, sehingga permukaan air danau akan berangsur surut.

"Ini bukanlah fenomena langka, tinggal dilihat saja lepasan air keluar danau apakah cukup deras, lepasan air ada dua, yaitu sungai utama (jembatan dekat jln ke Jambi) dan pintu air yg dikelola oleh PLTA, jika air yg mengalir masih deras artinya PLTA membuka pintu sampai batas maksimal sehingga danau akan surut," jelasnya. (Hdp)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com