Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi melakukan sidak ke Pasar Angso Duo Jumat (20/7). Harga ayam potong masih di atas Rp 56 ribu per kg.Â
Tim Satgas Pangan akan memanggil produsen dan agen ayam yang ada Jambi bersama pihak-pihak terkait untuk mencari solusi dalam mengatasi tingginya harga ayam ini. Tak hanya harga ayam, harga telur juga naik drastis, satu karpet Rp 48 ribu hingga Rp 50 ribu.
Amir Hasbi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi mengatakan, tingginya harga daging ayam potong sudah terjadi sejak akhir Juni 2018, paska Idul Fitri 1439 H, tepatnya tanggal 26 Juni 2018.
Awalnya, harga daging ayam potong hanya Rp 35.000 per kg, namun, terus merangkak naik hingga sekarang. “Tingginya harga ayam potong itu, disebabkan oleh tiga faktor,†bebernya.
Pertama, ketersediaan Day Old Chicken (DOC) atau bibit ayam potong dari produsen turun hingga 40 persen. Sehingga berdampak kepada naiknya harga DOC yakni kisaran Rp 6.500-7.300. Sedangkan pada posisi normal harga DOC hanya Rp 4.000–Rp 5.000.
Kemudian, harga pakan dan obat-obatan mengalami kenaikan rata-rata Rp 150 per kg. Pada 23 Juli 2018 mendatang, harga tersebut akan kembali naik menjadi Rp 250 per kg.
“Karena harga dolar sekarang Rp 14.000 per Dolar. Normal hitungan harga pokok per kg pakai Dolar Rp 12.500. Hampir 80 persen bahan pokok pakan ayam potong tersebut diimpor,†katanya. (aba)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com