JAMBIUPDATE.CO, JAMBIÂ - Satu Pesawat dari maskapai Keris Air mengalami kecelakaan di Bandara Sultan Thaha Jambi.
Dalam konferensi persnya, EGM Bandara Sultan Thaha Jambi Yogi Prastyo mengatakan, dalam kecelakaan pesawat ini karena pesawat gagal take off. Dari kecelakaan pesawat ini mengakibatkan sebangak 150 penumpang pesawat selamat, 10 penumpang meninggal dan 10 penumpang luka berat dan 30 korban luka ringan.
"Dari tujuan Jakarta, "kata EGM Yogi.
Namun ini hanyalah bagian dari simulasi kegiatan Airport contigency exercise (ace) dan airport emergency exercise (aee) yang dilakukan oleh Tim Bandara Sultan Thaha Jambi.
Yogi mengatakan agenda yg diadakan 2 tahun sekali. Sebagai penyelenggara bandar udara wajib melaksanakan Airport contigency exercise (ace) dan airport emergency exercise (aee).
Sesuai dengan program kerja PT Angkasa Pura 2 Persero serta regulasi nasional yang mengatur tentang aspek-aspek penanggulangan keadaan darurat di Bandar Udara baik dari sisi keamanan dan Keselamatan Penerbangan serta dalam rangka melakukan serangkaian uji coba dari sistem dan prosedur yang telah membentuk dan tertuang di dalam dokumen airport emergency plan dan airport security program yang mana dokumen tersebut merupakan panduan tentang fungsi dan tanggung jawab anggota airport emergency commite dan airport security commite dalam hal melakukan pertolongan dan penanganan keadaan gawat darurat bandar udara.
"latihan ini melibatkan 281 peserta latihan dan latihan ini mengangkat tema aksi demo disertai teror penyedaraan dan ancaman bom dan kecelakaan pesawat didaerah yang sulit. Dari latihan Bandara dapat dikembalikan dalam keadaan normal,"tegasnya.
Latihan ini dikatakan Yogi menggunakan sandi operasi siginjai 5. Hadir pula dalam latihan ini Daan Ahmad selaku direktur komersial dan pengembangan bisnis PT Angkasara Pura II. (yni)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com