Ilustrasi. Foto : Net
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, kini tengah mengupayakan pemetaan ulang daerah rawan bencana tanah longsor di Jambi.
Dikatakan Kepala BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Desliansyah, pada umumnya daerah yang memiliki wilayah perbukitan saat ini perlu mewaspadai bencana yang satu ini.
‘‘Ini sesuai dengan ramalan BMKG yang mneyebutkan Maret hingga April  2018 menjadi puncak musim penghujan di Jambi,’‘ katanya.
Lanjutnya, dari pemetaan yang dilakukan sebelumnya, Provinsi Jambi memiliki 5 kabupaten yang bertipikal daerah dengan memiliki kawasan perbukitan, dengan jumlah desa atau dusun sebanyak 33.
Lima daerah tersebut adalah Kabupaten Bungo, Kerinci, Merangin, Sarolangun dan Kota Sungai Penuh. Dari 5 daerah ini pun memiliki tingkat kerawanan tersendiri. ‘‘Yang paling banyak wilayahnya Kabupaten Merangin,’‘ katanya.
Dijelaskannya, Kabupaten Bungo memiliki daerah rawan longsor yang terdiri dari 6 desa meliputi 3 kecamatan. Kemudian Kerinci, dengan desa rawan sebanyak 8 yang berada di 3 Kecamatan.
Selanjutnya, Kabupaten Merangin dengan desa rawan longsor sebanyak 11 desa, yang berada di 3 kecataman. Selanjutnya, Kabupaten Sarolangun dengan  1 desa
Terakhir, daerah yang memiliki wilayah rawan longsor adalah Kota Sungai Penuh, yang berada di  7 desa yang berada di 2 kecamatan.
Dalam, penanggulanganya, dikatakan Bachyuni, BPBD Provinsi Jambi telah menghimbau BPBD Kabupaten/Kota untuk selalu melakukan pengawasan.
Tahun ini, jumlah daerah rawan longsor bisa saja bertambah. Hal ini diakibatkan dengan beberapa kejadian yang terjadi belakangan ini. Seperti aktivitas PETI. ‘‘Makanya kita meminta BPBD daerah untuk melakukan pemnetaan ulang,’‘ ungkapnya. (nur)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com