Sy Fasha.

Jualan Daun Suji Rp 25 Per Ikat, Ini Cara Fasha Kecil Membeli Mainan dan Baju Lebaran dari Keringat Sendiri

Posted on 2018-03-01 09:14:55 dibaca 1645 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Ada lagi cerita menarik tentang masa kecil Sy Fasha, Walikota Jambi yang kini sedang cuti masa kampanye Pilwako, untuk diketahui masyarakat Jambi.
Setidaknya, cerita ini bisa mengajarkan dan memotivasi setiap orang, hidup itu harus berjuang dan jangan selalu berharap pemberian orang.

Ceritanya, sudah menjadi konsumsi khalayak jika Fasha tumbuh di tengah keluarga besar yang serba kekurangan. Ayahnya hanya seorang Satpam dan ibunya tukang masak keliling dari panggung ke panggung (pesta, red) sambil nyambi menjadi guru ngaji.

Otomatis dengan jumlah saudara 7 orang dan ekonomi keluarga yang susah, jangankan untuk membeli mainan layaknya anak-anak seusianya, Fasha kecil sangat jarang menikmati asupan susu, hanya air tajin yang ia minum sebagai pengganti susu.

Namun demikian, Fasha tidak kehabisan akal, saat bermain ke rumah neneknya bulan Ramadhan, ia justru diperkenalkan oleh neneknya dengan daun suji, daun yang kemudian menjadi pelajaran baginya dalam mengarungi kehidupan.

‘’Waktu itu, habis subuh tidak boleh tidur lagi. Nenek selalu mengajak Saya memetik daun suji, daun utama untuk membuat cendol. Saya diajarkan bagaimana cara memetik daun warna hijau itu,’’ jelas Fasha.

Saat merengek minta mainan, kata Fasha, neneknya selalu menyuruhnya untuk memetik daun suji dalam skala banyak. Menurut neneknya, sambungnya, semakin banyak ia memetik daun suji, maka akan semakin banyak mainan yang ia dapat. Fasha pun termotivasi.

‘’Saya termotivasi, aktivitas memetik daun suji Saya lakukan dari awal SD hingga kelas 2 SMP. Berbanding terbalik dengan teman-teman sebaya lainnya. Begitu pagi, mereka sudah asyik bermain, sementara Saya harus memetik daun suji bersama nenek untuk nanti dikumpulkan dan dijual ke pasar,’’ kenang Fasha.

Daun-daun itu, kata Fasha, ia kumpulkan di dalam wadah. Setelah pukul 8 pagi, daun suji itu dijual ke pasar dengan harga Rp 20-25 per ikat.  Dalam setiap ikatan, ia mendapat bagian Rp 5.

‘’Selama sebulan penuh puasa, Saya kumpulkan keuntungan dari menjual daun suji. 100 ikat bisa Saya jual dalam sehari. Hasil itu kami bagi dua dengan nenek, dan Alhamdulillah saat lebaran tiba, Saya begitu bahagia bisa mendapatkan uang untuk membeli  keperluan lebaran, mainan, baju, dan lain-lain dari hasil keringat sendiri,’’ katanya.

‘’Saya sangat berterima kasih kepada almarhumah nenek yang mengajarkan banyak hal. Kisah perjuangan memetik daun suji, menjadi kenangan yan mendalam antara Saya dan nenek,’’ pungkasnya. (pas)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com