Ilustrasi
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Keputusan Candra Purnama mendukung pasangan Zainal-Arsal di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kerinci membuat partai berlambang banteng geram. Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan ini terancam mendapatkan sanksi pemecatan sebagai kader partai.
Soalnya, Candra Purnama memilih berseberangan dengan keputusan partai yang merekomendasikan pasangan Monadi-Edison. Keputusan politik ini diakuinya telah melalui perimbangan matang dengan penuh pertimbangan.Â
BACA JUGA:Â Berbeda Dukungan, DPD PDIP Tetap Beri Ruang untuk Chandra Purnama Klarifikasi
Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Chumadi Zaidi mengatakan setiap kader wajib tunduk dan patuh dengan keputusan partai. Semua harus mengikuti perintah ketua umum Megawati Soekarno Putri.Â
“Sepanjang masih kader PDI Perjuangan harus tunduk dengan aturan. Bagi yang tidak mentaati keputusan Ketua Umum silakan mundur,†ujarnya.
BACA JUGA:Â Tak Mau Dituding Pengkhianat, Chandra Purnama Rela Mundur dari PDIP untuk Mendukung ZA-Arsal
Chumaidi menegaskan, setiap kader yang tidak loyal sebaiknya meyingkir ketimbang menjai benalu. Karena semua itu hanya akan menghambat perjuangan partai untuk bergerak maju. “Yang tidak loyal silakan minggir, dari pada menjadi benalu,†katanya.
(aiz)
Â
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com