Penganten putrid saat melakukan Khataman Alquran.
JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUÑ-Di Desa Panti Kecamatan Sarolangun membaca Alquran merupakan sebuah keharusan dan kebanggaan dalam keluarga.
Sebab, di tengah-tengah masyarakat Desa Panti kemampuan seseorang membaca Alquran dengan baik memiliki nilai penghargaan yang sangat tinggi.
Selain itu, membaca Alquran dengan irama yang baik dan lancer, juga merupakan salah satu syarat untuk seorang pemuda pemudi melepas masa lajangnya.
Khatam Alquran ini sendiri dilakukan oleh masyarakat setempat denga tujuan untuk memberi motivasi nilai pendidikan agama. Hal ini disebabkan hampir semua aktivitas dalam masyarakat setempat sangat kental dengan kebiasaan membaca Alquran.
Seseorang baru dianggap mampu membangun rumah tangga, jika dia sudah mampu membaca Alquran dengan baik.
Hal ini dibenarkan H. Hurmin, salah satu tokoh masyarakat Desa Panti yang juga salah satu anggota DPRD Sarolangun saat ditemui dikediamannya kemarin.
Dikatakannya bahwa Tamat Kaji merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Panti dari zaman dulu hingga saat ini sebelum menikahkan anaknya. Jika anak tersebut tidak dapat membaca Alquran dengan baik, maka menjadi beban moral bagi keluarga ditengah masyarakat.
“Nantinya, pasangan yang akan melakukan pernikahan, dihadapan orang ramai setelah ijab kabul sebelum pesta diselenggarakan, calon mempelai biasanya disuruh untuk menggaji atau membaca Alquran terlebih dahulu,†aku Hurmin.
Biasanya kata Hurmin, jika ada pemuda atau pemudi yang ingin menikah dan kurang lancar membaca Alquran, satu atau dua minggu sebelumnya akan belajar setiap malam. Jika orangtuanya tidak mampu untuk mengajar mengaji, maka akan menyerahkannya kepada guru ngaji.
“Nantinya, setelah kedua calon mempelai lancar dan dianggap mampu membaca Alquran, barulah acara pernikahan diselenggaran. Dan calon mempelai akan diarak dengan cara gendong menggunakan tanda bagaikan raja dan permasuri dengan iringan musik rebana. Biasanya, acara akan dimulai dari rumah keluarga ke rumah mempelai pria ke rumah mempelai wanita,†jelasnya.
Disampaikannya, menjadi suatu kebanggaan bagi keluarga ditngah masyarakat, jika mempelai mampu membaca Alquran dan mengaji dengan irama yang baik.
“Buka hanya sekedar mampu membaca saja, tapi juga harus dengan irama yang baik pula. Jika kedua mempelai mampu, ada perasaan bangga keluarga ditengah masyarakat. Sebaliknya, jika tidak mampu membaca Alquran dengan baik, maka akan menjadi beban moral keluarga ditengah masyarakat,†pungkasnya. (hnd)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com