Terlihat kades saat meninjau lokasi penemuan peti.
JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti), mulai marak di kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Bahkan sudah ditemukan wilayah, yang diduga tempat Peti beroperasi.
Informasi yang berhasil dihimpun, pihak kepolisian Resort (Polres) Kerinci, Polhut, dan pihak Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) bersama warga turun melakukan pengecekan ke lokasi yang dicurigai sebagai lokasi Peti.
Menurut seorang petugas Polhut TNKS mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan lokasi diduga Tambang Emas Tanpa Izin (PETI), yakni di kawasan Muara Emat, Batang Merangin dan Renah Pemetik perbatasan dengan Kabupaten Bungo, Kecamatan Siulak.
Dia menyebutkan, jarak perjalanan dari jalan raya ke dalam sekitar tiga jam ke lokasi tambang emas tersebut.
"Jadi di cek Polhut, pihak TNKS, dan jajaran Polres. Hasilnya belum tahu kita, nanti akan disampaikan," katanya.
Selain itu di Kota sungai Penuh, juga heboh dengan adanya ditemukan lokasi diduga PETI. Ini menindak lanjuti laporan warga, Kepala Desa Talang Lindung bersama perangkatnya meninjau lokasi Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) dalam kawasan perladangan. Menurutketerangan Kades Talang Lindung Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Edi Darsa, dirinya bersama delapan perangkat desa beserta Camat Sungai Bungkal meninjau lokasi PETI dalam kawasan perladangan Renah Jambu Tupai atau Mudik Air.
“Saya bersama Camat menindaklanjut laporan warga, adanya lokasi galian penambangan emas. Di lokasi rombongan kami menemukan galian bentuk goa lubang jarum dalamnya 4-5 meter dan di lokasi kami temukan alat galian cangkul, pahat,†ujar Edi Darsa. (adi)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com