Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, SENGETI - Para pegawai Honor yang bekerja di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muarojambi, ternyata saat ini belum mendapatkan honor yang layak. Buktinya sejak berdiri 2 tahun lalu, 6 orang pegawai honor mengundurkan diri karena tak mendapatkan honor dari Pemkab Muarojambi.
Kepala Baznas Muarojambi, Kasmadi mengatakan, pada tahun 2017 lalu, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Muarojambi, pernah menjanjikan akan membayar honor para pegawai Baznas selama lima bulan. Terhitung dari bulan Agustus sampai Desember 2017 yang dianggarkan Pemkab dalam APBD-P Kabupaten Muarojambi, tahun 2017.
Faktanya, hingga saat ini honor yang dijanjikan itu tidak pernah diterima para pegawai Baznas. "Nominal yang kami ajukan untuk empat orang unsur pimpinan sebesar Rp1-1,5 juta. Sedangkan untuk anggota Rp800-Rp1 juta," ucapnya.
Diakuinya, selama ini dirinya bersama annggota lainnya hanya berpenghasilan dari haknya sebagai pengurus amil zakat sebesar enam persen. Itu pun jumlahnya tidak seberapa.
"Jumlah zakat profesi yang dikeluarkan pegawai di Muarojambi, selama ini dikisaran Rp27-30 juta per bulan. Kita hanya ambil enam persen dari jumlah itu. Kemudian dibagi tujuh orang. Paling per orang dapat Rp300 ribu per orannya," ungkapnya.
Masih menurut Kasmadi, kesadaran pegawai dalam lingkup Kabupaten Muarojambi, dalam membayar zakat juga rendah. Buktinya, dari 36 SKPD dalam lingkup Muarojambi, hanya 10 instansi yang aktif membayar zakat, sementara sisanya belum punya kesadaran untuk membayar kewajiban profesinya itu.
"Kalau bupati tak salah. Diberbagai kesempatan selalu menekankan kewajiban itu. Tinggal Kepala SKPD-nya lagi memberikan arahann kepada pegawai bawahannya untuk mengeluarkannya," ulasnya. (era)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com