JAMBIUPDATE.CO, KERINCI – Kandidat Calon Bupati (Cabup) Kerinci, H. Tafyani Kasim (HTK) belum legowo dengan hasil survei Akses School Of Research.Â
Â
Pasalnya, survey yang digagas oleh tim 7 untuk mendorong satu calon Bupati dari Kerinci dinilainya berada diluar kesepakatan.Â
Â
HTK bermanuver dengan mengeluarkan surat pernyataan yang ditujukannya pada tim 9, inisiator pembentukan tim 7. Tujuannya untuk melakukan Survey pembanding dari Indo Barometer yang akan diumumkan dalam waktu dekat ini.
Â
Bila survey itu menempatkan dirinya diperingkat pertama, HTK memastikan tetap bertarung dalam perebutan BH 1 DZ tahun depan. Keputusan itu diambilnya meskipun harus mengankangi fakta integritas yang ditandatangani pada 27 April 2017 lalu.Â
Â
Saat dikonfirmasi, HTK mempertanyakan dasar tim 7 Kerinci Hilir menetapkan Akses Of Research sebagai lembaga pelaksana survey. Karena kesepakatan awal keputusan diambil berdasarkan rekoemdasi Lembaga Survei Nasional.Â
Â
"Konsultan kami menilai, Tafyani Kasim trendnya trus meningkat dan naik. Artinya kita dianggap punya potensi untuk maju dan ini menjadi pertimbangan untuk menentukan sikap,†ujarnya.Â
Â
Langkah HTK makin bulat tanpa mempedulikan komitmen bersama Kerinci Hilir Bersatu. Ia mengkalim telah mengantongi dukungan Parpol sebagai syarat maju di Pilkada.Â
Â
"Terkait dengan partai pengusung kita telah memiliki kursi walaupun belum cukup. Inyaallah dalan waktu dekat ini, syarat 6 kursi sudah final," pungkasnya. (adi)