Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Petani Kabupaten Tanjung Jabung Timur, tidak tertarik terhadap program Upaya Khususu (Upsus) kementrian Pertanian RI. Pasalnya, target kementrian terhadap 5000 hektar jagung tidak dibarengi dengan pemberian herbisida kepada petani.
Kadis Pertanian dan Holtikultura Tanjantim, Ahmad Mausul mengatakan, dalam program penanaman jagung ini, petani hanya dibantu dengan bibit saja. Padahal di lapangan, petani sangat mengharapakan adanya bantuan herbisida untuk membuka lahan yang akan ditanami jagung.
“Kendalanya petani kita menginginkan herbisida, tapi program ini petani memang hanya membantu bibit saja,â€ungkap Mausul.
Mansul menjelaskan, memang tahun ini Tanjabtim dialokasikan sekitar 5000 hektar jagung. Tapi, berdasarkan identifikasi dan usulan kelompok tani, saat ini baru ada sekitar 3.000 hektar. Artinya, masih kurang 2.000 hektar.
“Kesulitan kita karena memang petani maunya ada herbisida, sementara petani hanya dibantu benihnya saja,†keluhnya lagi. (cr1)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com