Bupati Kerinci, Adirozal.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI -Â Menanggapi banyaknya warga Kerinci yang merantau ke Malaysia karena minimnya lapangan kerja dan keterbatasan ekonomi, Bupati Kerinci, Adirozal mengatakan bahwa itu merupakan kondisi yang turun menurun, bukan karena keterbatasan ekonomi dan minimnya lapangan kerja.
‘‘Ini karna sudah turun temurun dari orang tua terdahulu. Jika lapangan kerja, banyak kok tanah seperti kebun dan sawah yang tidak tergarap. Malahan gaji besar, seperti petani kayu manis, cabe dan kentang di Kayu Aro, dalam 1 kali panen mereka bisa mendapatkan untung hingga puluhan juta,’‘ ucap Adirozal.
Menurut Adirozal, untuk mengatasi banyaknya warga Kerinci yang ke Malaysia, bukan merupakan hal mudah. Pasalnya, harus merubah pola pikir masing-masing terlebih dahulu, bahwa kenyataannya kerja di kampung sendiri  jauh lebih aman dan menjanjikan dibandingkan di Malaysia.
‘‘Artinya, kita harus merubah mindset mereka terlebih dahulu, tentunya hal ini tidak mudah,’‘ kata Adirozal.
Selama ini sambung Adirozal, bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci telah berusaha agar warga Kerinci tidak ke Malaysia, yakni dengan melakukan beberapa program kerja seperti melakukan pelatihan di UMKM-UMKM dan lainnya. ‘
‘Untuk mengatasi hal tersebut, setiap tahun kita akan terus menganggarkan untuk melakukan pelatihan-pelatihan kerja, seperti menjahit dan lainnya. Kita berharap, dengan adanya program tersebut, dapat mengurangi jumlah warga Kerinci yang ke Malaysia, karna kerja dikampung sendiri lebih aman,’‘ tandasnya. (adi)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com