Pengamat politik Jambi, Muhammad Farisi.

Politik Uang Jelang Pilkada di Jambi, Pengamat : Masyarakat dan Paslon Harus Sadar Bahayanya

Posted on 2017-02-09 21:30:41 dibaca 1878 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pemungutan dan penghitungan suara Pilkada jilid II di Muarojambi, Sarolangun dan Tebo, akan berlangsung 15 Februari mendatang. Namun, politik uang masih dinilai rawan terjadi.

Pengamat politik Jambi, Muhammad Farisi, menilai politik uang adalah pelanggaran berat sebagai mana diatur dalam undang-undang. Aktivitas politik uang secara tegas dinilainya bisa merusak dan menjatuhkan wibawa demokrasi yang telah dibangun bertahun-tahun.

“Saya pikir undang-undang sudah jelas mengatur. Politik uang seyogyanya meruntuhkan kewibawaan demokrasi kita,” ujarnya.

Baginya, politik uang merupakan bentuk ketidakpercayaan calon terhadap tim kontestasi pemilu. Lebih jauh lagi menunjukkan ketidakmampuannya didalam bersaing ditengah tahapan sosialisasi yang cukup panjang.

“Saya lebih melihat calon yang melakukan politik uang adalah bentuk ketidakpercayaan terhadap tim dan dirinya sendiri,” katanya.

Untuk itu, penting baginya untuk menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat mapun paslon sendiri akan bahaya politik uang. Bisa saja kesadaran itu dilakukan dengan kegiatan sosilaisasi.

“Idealnya calon sadar dan masyarakat juga sadar bahaya politik uang. Maka perlu pengawasan secara aktif, masyakat juga selalu diingatkan melalui spanduk dan sosialisasi lainnya,” pungkasnya. (aiz)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com