Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO - Masyarakat Dusun Air Gemuruh, Kecamatan Bathin III, sangat megeluhkan maraknya aktifitas Penambangan Emas Tampa Izin (PETI) di Sungai Batang Tebo. Dimana aktifitas ilegal tersebut sudah berlangsung cukup lama.
Muhamad salah seorang warga air gemuruh mengatakan, persoalan yang dikeluhkan masyarakat tersebut sudah seringkali disampaikan pada aparat penegak hukum serta pemerintah daerah, namun PETI masih saja marak.
"Kami seringkali lapor kepada aparat, tapi tidak ada tanggapan. Pernah juga lapor langsung dengan Bupati, tidak lama kemudian dilakukan razia, tapi saat razia PETI menghilang karena razia selalu bocor ," ucap Muhammad, Sabtu (4/2).
Dikatakannya, masyarakat sangat merasakan dampak dari aktifitas PETI tersebut, selain merusak lingkungan, air sungai juga menjadi keruh. Bahkan ikan disungai juga menjadi langka akibat zat mercuri yang digunakan penambang.
"Masyarakat dari dahulu mayoritas menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi saat ini masyarakat kesulitan karena air sungai menjadi keruh dan tidak bisa digunakan untuk kebutuhan ," jelasnya.
Muhammad berharap aparat penegak hukum serta pemerintah daerah segera menindaklanjuti persolan yang dihadapi masyarakat ini. Karena jika dibiarkan PETI semangkin marak dan merajalela.
"Kami sangat berharap dan memohon kepada aparat maupun pemerintah daerah untuk menindaklanjuti keluhan kami ini. Karena saat ini kami tidak tau lagi kemana harus mengadu ," pungkasnya. (cr2)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com