Dikatakan oleh Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Jambi Zainul Arfan, pihaknya akan melakukan mediasi terhadap A Salam dan pihak Badara Sulthan Thaha
Â
"Selain  melakukan pemanggilan kami akan  koreksi terhadap pihak bandara ,"katanya.
Â
Menurutnya,bahasa yang digunakan oleh petugas bandara juga tidak layak digunakan, seharusnya menggunakan bahasa yang lebih santun.
"Jangan ngedor pintu seperti mencari maling,"tegasnya.
Â
Koreksi dari dari Zainul adalah kalau bisa jangan lagi diberikan rentan atau batas waktu untuk parkir dilokasi tersebut. Kalau masih seperri itu masih akan ada kejadian serupa,
Â
"Yang saya sesalkan padahal bukan hanya A Salam yang parkir dilokasi tersebut,"pungkasnya.(nur)