Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Tebo menjadi daerah paling rawan konflik di Pilkada Jambi jilid II.
Ini berdasarkan hasil pemetaan Polda Jambi, Bawaslu, KPU, Kesbangpol dan pihak terkait lainnya.
Kajian itu terlihat pada acara rapat koordinasi (Rakor) pemantauan perkembangan politik daerah dan persiapan Pilkada serentak tahun 2017 di aula Kesbangpol Provinsi Jambi.
Kasubdit Politik Ditintelkan Polda Jambi, AKBP Bagus ditemui usai menghadari acara mengatakan, partisipasi yang massif di media sosial berpotensi menciptakan konflik.
“Analisa kita yang menjadi perhatian itu Tebo. Khsusunya partisipasi melalui media sosial dan itu sangat bisa menimbulkan konflik,†ujarnya.
Dia mengaku untuk mengantisipasi potensi itu pihaknya selalu siaga dengan melakukan patroli. Berikutnya melakukan pemetaan daerah yang dikatagorikan aman, rawan 1 dan rawan 2.
"Kita buat kategori yang berpotensi rawan, agar bisa memberi kenyamanan kepada masyarakat dalam Pilkada nanti," ucapnya.
Disamping itu, pihaknya juga memetakan bentuk kerawanan lainnya, seperti bencana alam. Karena tiga daerah yang menggelar Pilkada memiliki akses daerah terpencil.
"Tidak hanya media sosial, nanti rawan 1 ada bencana alam dan potensi politik yang tinggi," terangnya.
Untuk itu, pengamanan juga diperkatat di TPS dengan meningkatkan jumlah pengamanan dari pihak kepolisian. Dimana akan ditempatkan 2 polisi per TPS untuk daerah rawan.
"Biasanya 1 TPS, 1 Polisi dan 2 Linmas. Tapi kalau rawan kita naikkan menjadi 2 Polisi untuk pengamanannya,†terangnya. (aiz)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com