Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBOÂ - Kondisi iklim yang semakin sulit untuk ditebak setiap tahunnya tampak menjadi pekerjaan berat bagi petani padi sawah, pasalnya jika tahun lalu terjadi disekitar Februari justru tahun ini terjadi pada Oktober. Akibatnya banjir ini telah merendam 200 hektar lahan sawah masa tanam musim ini di Kabupaten Tebo.
Kepala Dinas Pertanian Tebo Sarjono, mengatakan, 200 Hektar sawah pada Oktober ini dalam kondisi telah tertanam terendam banjir, hal inipun mengakibatkan sebagian petani sawah gagal total panen.
"Yang terendam seluruhnya 200 hektar, dan diantaranya 127 Hektar Dipastikan Gagal Panen,"ujar Sarjono.
Dijelaskannya bahwa 127 Hektar yang mengalami gagal panen tersebut karena petani baru beberapa puluh hari melakukan tanam telah terkena banjir, sedang selebihnya sekitar 73 Hektar yaitu ada yang sudah masa panen, namun proses panen bisa dilakukan didalam genangan air tersebut.
"Selebihnya itu sedang masa panen, jadi dalam banjir itu petani melakukan panen,"imbuhnya. (bjg)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com