Salah satu titik kerusakan jalan yang terjadi di ruas jalan menuju Sungai Bahar
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Akses jalan menuju tiga kecamatan yakni Sungai Bahar, Bahar Utara dan Bahar Selatan Kabupaten Muaro Jambi, semakin susah saja dilalui.
Apa lagi memasuki musim penghujan seperti saat ini. Jalan berlumpur menjadi pemandangan biasa di sepanjang ruas jalan provinsi itu, mulai dari Nyogan sampai ke beberapa unit di kawasan yang kini menjadi ‘metropolisnya’ Muaro Jambi itu.
BACA JUGA: Jalan Bahar Rusak Parah, Camatnya Bilang Masyarakat Masih Tenang dan Ekonominya Stabil
Titik terparah ditemukan di kawasan Nyogan, kemudian dari unit 1 sampai unit 5 serta beberapa titik lainnya, yang notabenenya kesemuanya merupakan jalan poros alias jalan utama.
Tidak hanya jalan provinsi saja, jalan kabupaten pun ada yang rusak. Titiknya pun tersebar di beberapa tempat. ‘’Akses menuju ke Sungai Bahar, baik yang dari Jambi via Tempino maupun dari Jambi via Panerokan, semua dalam keadaan rusak di banyak titik. Ini mengakibatkan akses menuju ke Bahar menjadi susah,’’ ujar Nazli, tokoh pemuda Sungai Bahar.
BACA JUGA: Ini Penyebab Terjadinya Kerusakan Parah di Ruas Jalan Sungai Bahar
Menurutnya, kondisi jalan di beberapa titik, tidak hanya berlubang, akan tetapi sudah seperti bubur lumpur, apa lagi musim penghujan. Warga tetap saja melewati jalan itu dengan ekstra hati-hati, meskipun waktu tempuh menjadi lama, karena tidak ada alternative lain yang bisa diambil oleh warga.
Kondisi jalan berlumpur ini seringkali membuat kendaraan terbalik dan tentunya membahayakan keselataman jiwa pengendara. ‘’Kondisinya bukan parah lagi, Saya berani mengatakan, Sungai Bahar bisa lumpuh kalau terus dibiarkan seperti ini,’‘ ujarnya.
BACA JUGA: DPRD Provinsi Jambi Angkat Bicara Terkait Kerusakan Jalan di Sungai Bahar, Ini Statementnya
Tidak hanya itu, Nazli menyebut, kondisi infrastruktur yang rusak parah ini sudah menimbulkan masalah yang sangat komplek di tengah warga. Mulai dari harga sembako yang naik hingga 10 persen juga menimbulkan masalah-masalah sosial. Sementara di satu sisi, harga kelapa sawit sebagai mata pencaharian utama warga di Sungai Bahar belum membaik.
‘‘Bayangkan kalau seandainya ada warga yang harus dirujuk ke rumah sakit di Jambi, sementara kondisi jalan seperti itu, butuh waktu sampai 4 jam, apa yang terjadi dengan si pasien, bisa bahaya. Sekali lagi Saya mengharapkan ada perhatian dari pemerintah, terutama dari bapak gubernur Jambi Zumi Zola,’‘ sebutnya.
Nazli menyarankan, jika seandainya tidak ada anggaran untuk perbaikan, katanya, Pemprov Jambi dan Pemkab Muaro Jambi bisa meminta bantuan perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Sungai Bahar, paling tidak sampai menunggu adanya ketersediaan anggaran dari pemerintah.
‘‘Ini bisa dilakukan, toh untuk kepentingan masyarakat juga,’‘ pungkasnya. (pas)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com