Baleho yang menentang Gubernur Zumi Zola di Sungai Bahar.

Soal Baleho di Bahar, Ini Penjelasan Gubernur Zola

Posted on 2016-10-11 10:43:55 dibaca 8849 kali

JAMBIUPDATE,CO, JAMBI - Jagad politik Jambi dalam beberpa hari belakangan ini dihebohkan dengan munculnya sebuah baleho di Sungai Bahar.

Isi dari baleho tersebut menuntut janji-jani politik Gubernur Jambi Zumi Zola seperti menaikkan harga karet, harga sawit dan pengadaan eskavator untu satu kecamatan. Pesan dari baleho itu, Zola diminta focus mengurus Jambi jangan sibuk mengkampanyekan salah satu pasangan calon di Pilkada.

Terkait hal ini, Gubernur Jambi Zumi Zola menegaskan, rendahnya harga komoditi sawit dan karet merupakan masalah serius yang sudah terjadi beberapa tahun terakhir. Bukan hanya terjadi di Provinsi Jambi namun juga secara nasional bahkan internasional.

Rendahnya harga sawit dan karet diakibatkan oleh beberapa faktor. Diantaranya, turunnya harga minyak dunia memberikan kontribusi yang besar terhadap turunnya kedua komoditas tersebut. Permintaan terhadap minyak sawit di dunia saat ini turun jauh dikarenakan persaingan global antar produsen minyak kelapa sawit, minyak konoli, minyak zaitun, dan minyak biji bunga matahari. Adanya kampanye di negara Amerika dan Eropa untuk tidak menggunakan minyak sawit karena tidak ramah lingkungan dan tidak baik dikonsumsi oleh manusia karena menyebabkan penyakit. Kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kabut asap yang sangat tebal dan lama di Provinsi Jambi tahun 2015 berdampak pada proses pembuahan kebun sawit, kekeringan yang melanda saat itu berdampak pada menurunnya produktivitas tanaman sawit dan karet.

Berkali-kali Zola menghimbau agar masyarakat menjual getah karet yang bersih, bukan yang kotor yang bercampur dengan tanah, pasir, dan kotoran lainnya karena sudah pasti berpengaruh terhadap harga karet. Karet yang bersih pasti harganya lebih tinggi, demikian sebaliknya. Zola juga sudah mengundang para pelaku usaha karet di Provinsi Jambi (Gapkindo dan Asosiasi Petani Karet) pada 20 Mei di Rumah Dinas Gubernur Jambi, untuk mendapatkan masukan guna menaikkan harga karet, termasuk menampung pendapatan untuk memperbaiki tata niaga karet, yang juga dimaksudkan untuk menaikkan harga karet.
"Saya tentu berusaha sebaik-baiknya untuk mewujudkannya (janji politik, red). Yang pasti ditujukan untuk meningkatkn kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi," sebutnya.

Program 1 unit alat berat (eskavator) untuk tiap kecamatan dalam Provinsi Jambi merupakan upaya untuk membantu mempermudah masyarakat untuk membuka lahan pertanian, termasuk untuk mencetak sawah baru, sekaligus untuk menghindarkan masyarakat dari cara membuka lahan dengan membakar.

"Jadi, Pemprov tidak hanya melarang pembukaan lahan baru dengan cara membakar, tetapi juga memikirkan dan menyediakan solusi," sebutnya.

Saat ini, program tersebut masuk dalam pembahasan di DPRD Provinsi Jambi, program ini telah dimasukkan dalam RPJMD dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat karena ikut serta dalam program Nawa Cita.

Pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan jalan dan jembatan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Jambi. Wujud dari program pembangunan infrastruktur sebagai prioritas adalah dengan ditingkatkan dana infrastruktur melalui dinas PU dalam APBD sebesar Rp1 triliun.

Sedangkan Salah satu cara Pemprov Jambi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah dengan mengadakan Program Beasiswa, yakni 15.000 beasiswa, yang akan diberikan secara bertahap selama 5 tahun. Beasiswa tersebut diberikan kepada pelajar dan mahasiswa, mulai dari jenjang SD hingga S3, yang dibagi berdasarkan proporsional jumlah penduduk kabupaten/kota di Provinsi Jambi. (ist)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com