JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Kabupaten Kerinci memiliki potensi pertanian yang besar. Saat ini di Kerinci petaninya sedang marak menanam kopi. Investor baik dari dalam maupun luar negeri pun tertarik untuk berinvestasi dibidang perkebunan kopi di Kerinci.
Â
Bupati Kerinci saat berkunjung ke Desa Sungai Renah, Kecamatan Kayu Aro Barat Jumat (23/9) mengatakan, dirinya baru-baru ini dihubungi investor dari Thailand yang bersedia menampung kopi dari Kerinci 5 ton setiap bulannya. Selain itu ada juga investor yang berkeinginan membuka lahan kopi 5000 hektar.Â
Â
"Tapi kita tidak ada lahan seluas itu," ujarnya.
Â
Untuk itu dirinya berharap masyarakat Kerinci, terurama warga Sungai Renah untuk dapat mengembangkan tanaman kopi dikebunnya.
Â
"Sekarang jalan dari Batu Hampar-Sungai Betung yang melewati Desa Sungai Renah sudah kita buka dan akan diaspal. Potensi Sungai Renah untuk kembangkan tanaman kopi cukup bagus. Jangan jalan sudah bagus, hasil pertanian yang mau diangkut tidak ada," ucapnya.
Â
Jika masyarakat tidak memiliki bibit kopi, maka Pemkab Kerinci siap membantu. "Buat kelompok tani, ajukan proposal ke SKPD terkait," sarannya. (dik)