Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Dampak dari penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) yang dilakukan oleh pemerintah pusat, sangat dirasakan oleh pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Jambi.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Jambi dituntut untuk melakukan penghematan terhadap penggunaan anggaran yang defisit.
Sekda Provinsi Jambi, Ridham Priskap, mengatakan, Terkait kondisi keuangan yang sekarang ini sedang diminta untuk beirit-irit, beberapa sisi pun harus dilakukan rasionalisasi secara signifikan.
"Perjalanan dinas ke luar kota kita batasi, Kecuali diperlukan betul secara teknis . Itu pun jumlah orangnya dan lama waktu kita tentukan," ujarnya.
Selain itu, penyelenggaraan kegiatan berupa rapat yang dilakukan di tempat umum seperti hotel juga tidak diperbolehkan.
"Rapat dihotel dibatasi dulu, pakai aja tempat yang fasilitas pemerintah yang ada dulu, " tambahnya.
Lebih lanjut, dampak yang signifikan juga terjadi pada rasionalisasi pengadaan barang yang tidak mendesak di perkantoran kepemerintahan.
"Kegiatan yang belum jalan kontrak pun harus kita pending dulu sampai keuangan membaik," pungkasnya. (wan)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com