Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, MERANGIN - Kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Merangin bakal banyak tidak berjalan. Ini disebabkan kekuatan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tidak mampu mendanai kegiatan SKPD karena defisit.
Amir Achmad, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Merangin mengatakan anggaran SKPD rata-rata terpaksa dipangkas 15 persen untuk menyesuaikan kondisi keuangan daerah yang minus.
"Iya, itu karena kita defisit anggaran cukup banyak, karena pemotongan DBH (Dana Bagi Hasil), DAK (Dana Alokasi Khusus)Â dan penundaan (DAU) Dana Alokasi Umum," kata Amir Achmad, Minggu (4/9).
Dia mengungkapkan APBD perubahan Merangin 2016 ini minus Rp141 Miliar. Adanya pemotongan anggaran dari pemerintah pusat berdampak luas terhadap anggaran pemerintah Kabupaten Merangin.
"APBD perubahan kita tidak ada, kurang karena pemangkasan anggaran. Jadi APBD perubahan kita minus, perhitungan kita minus Rp141 M," ungkapnya.
Karenanya, Anggaran di SKPD dipangkas 15 persen. Menurut Amir Achmad, itu belum bisa menutupi defisit anggaran untuk Kabupaten Merangin.
"Itupun diperkirakan belum bisa menutupi jumlah anggaran yang dipangkas," tuntasnya. (amn)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com