JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Bebasnya kendaraan pengangkut sawit bertonase besar melintas, menyebabkan kerusakan jalan di Tanjabtim semakin parah.Â
Ade seorang pengendara motor mengaku mulai dari gapura perbatasan Tanjabtim-Muarojambi sudah banyak terjadi kerusakan jalan.
Â
"Banyak aspal yang rusak, bahkan kondisi jalan berlobang akibat dilalui kendaraan bertonase besar," katanya.
Â
Menurutnya, kerusakan terparah terjadi didekat loading ram sebelum kantor Desa Rantau Karya, Kelurahan Parit Culum, jalan menuju Jembatan Muarasabak (JMS). Sebab jalur jalan kerap dilalui kendaraan bermuatan sawit.
Â
"Bukan saja truk PS, truk fuso juga sering membawa sawit melebihi tonase, ini penyebab jalan rusak," keluhnya.
Â
Terpisah, Kadis PU Tanjabtim, Mahmulis melalui Kabid Bina Marga, Risdiansyah mengungkapkan, untuk kerusakan jalan milik Kabupaten pihaknya selalu siap untuk memperbaiki.
Â
"Hanya saja untuk kerusakan jalan Nasional dan Provinsi kami harus koordinasi dengan PU Provinsi," ujar Risdiansyah. (yos)