JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL - Fasilitas kesehatan di Kabupaten Tanjab Barat, belum merata. Salah satunya di Desa Lubuk Sebontan, hingga kini sejak berdiri tahun 2011 lalu, belum ada Puskesmas Desa (Puskesdes).Â
Â
Kondisi ini mulai menjadi keluhan masyarakat sekitar. Pasalnya, warga yang hendak berobat harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapat pengobatan.Â
Â
Kepala Desa Lubuk Sebontan, Hairan, mengaku pihaknya sudah mengajukan permohonan di Dinas Kesehatan untuk pembuatan Puskesdes sebanyak dua kali. Namun tidak satupun permohonan tersebut terealisasi.Â
Â
"Kita pernah masukan permohonan tahun 2014 dan 2015 kabarnya sudah masuk, tapi setelah adanya defisit, maka pembangunan dihapuskan, hingga sekarang, " ujarnya saat dihubungi via ponselnya Minggu (7/8).
Â
Ia juga mengatakan, selama ini warga yang ingin berobat, terpaksa berobat ke Puskesdes di desa tetangga yang jarak tempuh lumayan jauh. Selain waktu, fasilitas kesehatan yang ditawarkan juga terbilang kurang.
Â
"Selama ini warga berobat dengan bidan didesa sebelah, terutama bagi para ibu hamil. " katanya. (sun)