Petani di Sarolangun memanen padi mereka di tengah hantaman banjir. Hasil panen petani tak maksimal. (F/ANDEZ/JU)
JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Area persawahan yang terendam banjir di desa Lubuk Sayak, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun dengan luasan 115 Hektar. Sudah diinventarisir pihak Dinas Pertanian Kabupaten Sarolangun.Â
Di Desa ini, ada lima kelompok Tani yang dirugikan akibat bencana banjir. Dinas Pertanian pun, akan mengucurkan benih padi untuk kembali membantu petani di masa tanam nanti.
"Jadi, di Desa Lubuk Sayak, merupakan banjir yang kedua kalinya merendam padi yang sudah siap panen. Dan ada juga sebelumnya para Petani yang sudah memanen padinya. Di desa Lubuk Sayak itu, ada lima kelompok Tani,"kata Dulmuin SP Kepala Dinas Pertanian Sarolangun.
Dia menjelaskan,  luasan 115 hektar sawah, makan akan diperlukan sebanyak 6 ton benih untuk meringankan beban kerugian petani di desa Lubuk Sayak. "Itu dananya sebesar 48 jutaan, dengan dana APBD Sarolangun, dan akan kita beli benih pada masa musim tanam nanti, ditriwulan ketiga bulan Agustus,"ujarnya.
Lanjutnya, untuk di Desa Penegah, ada luasan lahan sawah sebesar 85 Hektar, dan sebagian juga sudah ada yang dipanen para petani. Namun, padi yang mereka simpan didalam pindok ikut hanyut. Padinya basah dan rusak, tidak bisa dijual lagi. "Dana dari pusat juga ada, untuk pembelian benih sebanyak 78 Ton, dengan dana 900 jutaan. Semua lahan sawah yang terendam akan kita belikan benih,"sebutnya.
Terakhir, Dulmuin mengatakan, pihak dari Dinas Pertanian sudah menghitung semua kerugian para petani yang area persawahannya terendam banjir. Dan pada musim tanam nantinya, semua benih akan diberikan kepada para kelompok tani. "Jadi, para petani tidak perlu cemas lagi,"singkatnya. (dez)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com