Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Kadinkes Tanjabtim, Samsiran Halim, menyebutkan, walaupun terjadi penurunan kasus kematian ibu yang melahirkan, namun untuk kasus kematian bayi yang baru lahir masih termasuk tinggi.
"Penyebab angka kematian bayi masih tinggi, karena ibu bersangkutan kurang menjaga kondisi tubuhnya selama masa kehamilan, sehingga anak yang dikandungnya menjadi kekurangan nutrisi,’’ sebutnya.
Faktor dari tenaga medis pun diakuinya juga memiliki andil, kenapa angka kematian bayi di Tanjabtim masih tinggi. Saat ibu yang akan melakukan persalinan ternyata tidak berada ditempat. Ini bisa terjadi karena tenaga kesehatan seperti bidan maupun dokter spesialis, tengah membantu pasien lain.
"Bisa juga bidan maupun dokter spesialis memang sedang tidak berdinas," terangnya.
Penyebab lain masih tingginya angka kematian bayi adalah jarak rumah warga dengan Puskesmas yang sangat jauh. Kala pasien yang ingin melahirkan mengalami pendarahan, namun karena lokasi Puskesmas jauh, menjadi penyebab si anak yang dikandung meninggal. "Bisa juga saat pendarahan kan membutuhkan transfusi darah, tapi saat dirumah sakit tidak ada darah stok," jelasnya. (yos)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com