Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.COM, SAROLANGUN -Â Meskipun kabut asap masih menyelimuti wilayah Kabupaten Sarolangun, namun seluruh sekolah mulai efektif belajar. Hal ini diungkapkan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun, H Lukman.
Lukman mengatakan, kebijakan tersebut merujuk keputusan bersama Diknas Provinsi Jambi belum lama ini. Dengan alasan jika masa libur sekolah diperpanjang, dikhawatirkan bisa mempengaruhi jam efektif per semester. Sebab sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk satu semester anak-anak harus belajar sebanyak seratus delapan hari.
Disamping masalah jam efektif belajar semester tersebut, dampak negatif perpanjangan libur adalah menyangkut jam mengajar para guru sertifikasi.Karena dalam satu minggu guru sertifikasi harus mengajar selama dua puluh empat jam.
“Termasuk tunjangan fungsional bakal bermasalah, lagian walaupun diliburkan para siswa kita banyak yang beraktifitas di luar rumah, jadi provinsi berpandangan lebih baik sekolah,†ujar Lukman.
Meski demikian, ada pengecualian bagi siswa yang rentan penyakit dan menglami gangguan pernapasan seperti riwayat sesak napas. Dalam ketentuan tersebut siswa yang ada gangguan dengan pernapasan diberi dispensasi untuk tidak sekolah, begitupun sekolah yang bersangkutan tidak menyatakannya alfa.(ded)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com