Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO - Pedagang ayam di Pasar Tradisional Modern (PTM) Bungo yang terletak di Pasar Atas Muarabungo, mengeluhkan adanya Pungutan Liar (Pungli) dengan modus pembuatan 4 pintu baru PTM yang ditenggarai oleh ketua pedagang ayam Andri Sanusi.
Hal ini disampaikan langsung oleh Sudirman salah seorang pedagang saat ditemui sejumlah awak media, Minggu (13/9). Dikatakannya, banyak pedagang yang mengeluh dengan adanya pungutan liar tersebut, pasalnya jumlah pungutan tidak tanggung-tanggung, pedagang harus membayar sebesar Rp1 juta untuk satu lapaknya.
"Kami diminta Rp 1 juta untuk satu lapaknya mas, dengan alasan membuat pintu pasar yang baru sebanyak empat pintu, padahal kan itu tugas pemerintah, tapi kenapa kami pedagang yang jadi korban," keluhnya.
Dijelaskannya, Pedagang juga disuruh untuk menandatangani surat pernyataan kesepakatan tentang pungutan tersebut yang berbunyi iuran inisiatif dari pedagang. Dan jika tidak mau menandatanganinya pedagang akan diancam tidak akan mendapatkan tempat.
"Kami diminta disuruh menandatangani surat pernyataan kesepakatan tentang iyuran tersebut, jika tidak mau kami diancam tidak akan mendapatkan tempat, mau tidak mau kami terpaksa menandatanganunya." Tutupnya.
Saat dikonfirmasi PLT Dinas Pengelolaan Pasar dan Kebersihan, Budi Hartono juga membenarkan, iuran tersebut adalah inisiatif pedagang, dan uang tersebut dikelola langsung oleh ketua pedagang ayam untuk pembuatan empat unit pintu.
"Iuran tersebut adalah inisiatif pedagang, dan yang mengelola uang tersebut adalah ketua pedagang itu sendiri untuk pembuatan empat unit pintu pasar tradisional modern,"pungkas Budi. (hnd)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com