Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.COM, KERINCI - Petani di Desa Hamparan, Sungai Bermas, Kecamatan Siulak, merugi ratusan juta rupiah. Pasalnya, perkebunan tebu milik warga sekitar 3 hektar sepekan lalu terbakar.
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kerinci, Efrawadi, Selasa (8/9) mengatakan, peristiwa kebakaran lahan kebun milik warga itu terjadi pada 29 September lalu. Menurutnya, ada sekitar 3 hektar lahan kebun tebu yang terbakar.
"Kita sudah turun ke lokasi mengecek kebakaran tersebut. Jika ditotalkan kerugiannya mencapai Rp100 juta," ucapnya.
Dia menyebutkan, lahan tebu milik warga yang terbakar itu merupakan hasil proyek APBN 2013-2014 lalu. "Dua hektar kebun yang digarap pada 2013 lalu, kerugiannya mencapai Rp85 juta. Jika digabung dengan kebun tahun 2014 yang terbakar, mencapai ratusan juta," ungkapnya.
Meski kebun itu dibangun dari dana APBN, tapi saat ini sudah menjadi hak milik warga setempat. Warga malah mengolah hasil perkebunan tebu dengan menjadikan tebu sebagai bahan membuat kecap.
"Warga setempat menjadikan sebagai kecap lokal. Penjualannya masih di seputaran Kerinci," ujarnya.(dik)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com