Ilustrasi
JAMBIUPDATE.COM, SENGETI - Warga di Kabupaten Muarojambi, saat ini sedang dibebani masalah yang bertubi-tubi, pasalnya selain merosotnya harga karet dan sawit, warga juga semakin menderita karena kenaikan tarif PDAM yang sangat signifikan yang mencapai angka 3 kali lipat.
Keluhan ini seperti disampaikan oleh Bujang Kuro warga Perumahan PT Pesut, Desa Semubuk.
Kepada jambiupdate.com, Ia mengatakan, istrinya sempat pulang kerumah karena tagihan yang harus dibayar terlalu besar. Biasanya, dalam satu bulan pemakaian hanya sebesar Rp 60 ribu, tapi saat ini mencapai Rp160 hingga Rp 200 ribu.
"Ini pasti ada yang tidak beres, kenapa kenaikannya sangat tinggi,"ungkapnya dengan nada kecewa.
Dia menduga, keberadaan Peraturan Bupati yang menaikan tarif PDAM disalahgunakan. Sebab, berdasarkan informasi yang diterima kenaikan hanya tidak mencapai 50 persen. Tapi kenapa, pembayaran justru diatas 100 persen.
"Jangan-jangan Perbup dijadikan akal-akalan untuk meraup keuntungan yang lebih besar," tambahnya.
Warga lainnya, Muhammad, warga Aston Vila. Dia menyebutkan, dalam pemakaian satu bulan dirinya hanya membayar Rp 60 ribu. Belakangan, pembayaran sudah menembus angka Rp 150 ribu lebih.
"Saya juga kaget, kok naiknya sangat signikan. Kami hanya rakyat kecil, penghasilan hanya pas-pasan,"ungkapnya.(era) ‎ Â
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com