JAMBIUPDATE.COM, SAROLANGUN - Kabupaten Sarolangun dinyatakan peringkat ketiga dalam Provinsi Jambi dengan masyarakat berada di bawah kemiskinan. Oleh karenanya, Wakil Bupati Sarolangun, Drs H Pahrul Rozi, memprotes data tersebut.
Â
Protes ini disampaikannya, saat membuka Sosialisasi Pemuktakhiran Basis Data Terpadu (PBDT2015) Kabupaten Sarolangun, yang berlangsung di ruang aula kantor Bappeda, Selasa (19/5). Dia meminta data pada tahun 2011 ditinjau kembali dan untuk didata ulang.Â
Â
"Kalau kita lihat dari angka garis kemiskinan tersebut, banyak warga sarolangun yang menjadi katagori miskin, jadi untuk data 2011 agar di data kembali," kata Pahrul Rozi.
Â
Wabup juga meminta kepada para Kepala Desa (Kades) untuk mendata kembali warganya masing-masing.
Â
"Kita mau melihat apakah data selama ini yang menyatakan Sarolangun merupakan peringkat ketiga jumlah penduduk miskin itu valid atau tidak," sebutnya.
Â
(ded)