JAMBIUPDATE.COM, MUARABULIAN - 1700 siswa Sekolah Dasar di Kota Muarabulian, Kabupaten Batanghari jadi Juru Pantau Jentik Nyamuk (Jumantik). Ini ditujukan untuk menekan kasus DBD di wilayah itu.
Â
Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, Almi Cab mengatakan, anak-anak SD itu dilibatkan sebagai tenaga penyuluh cilik penggerak pemberantasan sarang nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD)‎.
Â
"Ini dilakukan sebagai upaya selain fogging. Selain itu sosialisasi juga terus dilakukan," kata Almi Cab, kepada wartawan, Jumat (27/2).Â
Lebih lanjut ia menjelaskan, siswa SD se-kecamatan Muarabulian itu diberdayakan untuk mengkampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat. Mereka dilatih dan bertugas mengamati serta melaporkan perkembangan jentik nyamuk penyebab demam berdarah.
"Mereka nantinya diminta aktif melaporkan perkembangan jentik nyamuk," lanjutnya.
Â
(adi)