Prajurit Marinir Asal Kerinci Diduga Jadi Korban Longsor Cisarua, Keluarga Harap Segera Ditemukan

Prajurit Marinir Asal Kerinci Diduga Jadi Korban Longsor Cisarua, Keluarga Harap Segera Ditemukan

Posted on 2026-01-27 19:53:21 dibaca 1768 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI — Musibah tanah longsor yang terjadi di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menyisakan duka dan kecemasan mendalam, khususnya bagi warga Kabupaten Kerinci, Jambi. Seorang prajurit TNI Angkatan Laut dari Korps Marinir asal Kerinci diduga menjadi korban dalam peristiwa nahas tersebut.

Prajurit yang dimaksud adalah Pratu Mar Genta, anggota Marinir asal Desa Hiang Lestari, Kecamatan Setinjau Laut, Kabupaten Kerinci. Namanya tercatat dalam daftar 23 personel Marinir yang tertimbun longsor saat menjalani latihan lapangan di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Terungkap 19 Adegan Rekonstruksi, Lansia di Muara Sabak Tewas Dibunuh Secara Terencana

Kepala Desa Hiang Lestari, M Habib, membenarkan bahwa Pratu Mar Genta merupakan warganya yang saat ini tengah mengikuti pelatihan di Bandung, Jawa Barat.

“Memang benar dia warga kami. Namun hingga sekarang belum ada kepastian apakah dia benar-benar tertimbun longsor atau sempat menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman,” ujar Habib Selasa (27/1/2026).

BACA JUGA: Rekonstruksi Ungkap Dugaan Pembunuhan Berencana Lansia di Sabak Timur

Habib menjelaskan, Pratu Mar Genta telah berada di Bandung sekitar satu bulan untuk mengikuti pelatihan sebagai bagian dari persiapan penugasan ke Papua. Bahkan, pelatihan tersebut sejatinya telah selesai.

“Rencananya satu hari setelah kejadian longsor itu, dia akan berangkat ke Papua,” katanya.

Kabar dugaan keterlibatan Pratu Mar Genta dalam musibah longsor tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat Desa Hiang Lestari. Warga dan kerabat mengaku cemas serta terus menanti informasi resmi dari pihak berwenang.

Pihak keluarga Pratu Mar Genta pun langsung bertolak ke Bandung setelah menerima kabar tersebut guna mencari kepastian mengenai kondisi anggota keluarga mereka.

BACA JUGA: Warga Kota Baru Meninggal Diduga Serangan Jantung Usai Rumahnya Diganggu ODGJ

“Keluarga berangkat tadi malam. Kemungkinan sekarang sudah sampai di lokasi,” tambah Habib.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa 23 personel Marinir menjadi korban longsor di Cisarua. Dari jumlah tersebut, empat prajurit telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 19 lainnya masih dalam proses pencarian.

Hingga kini, proses evakuasi masih terus berlangsung dan menghadapi sejumlah kendala, seperti medan yang sempit serta cuaca ekstrem. Tim gabungan dari TNI, Basarnas, dan unsur terkait telah mengerahkan berbagai peralatan, termasuk drone, sensor thermal, serta anjing pelacak untuk mempercepat pencarian.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari TNI AL terkait identitas lengkap korban yang telah ditemukan maupun kepastian nasib Pratu Mar Genta. Pihak keluarga dan masyarakat Kerinci masih berharap prajurit Marinir asal daerah mereka tersebut dapat segera ditemukan. (Hdp)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com