Ilustrasi.

Terkait Tes CPNS, 4 Kabupaten di Jambi ini Masih Menunggu Petunjuk Kemenpan RB

Posted on 2018-09-10 09:06:48 dibaca 2751 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jambi sudah menerima jumlah kuota dan formasi penerimaan CPNS tahun 2018 ini. Namun tidak demikian dengan beberapa kabupaten/kota ini.

Penerimaan CPNS di Kabupaten Batanghari masih belum jelas, pasalnya pihak Pemkab masih menunggu petunjuk dari Kemenpan RB.
Hal ini diungkapkan oleh Muhammad Rifai kepala BKPSDMD Batanghari. ‘‘Kita masih menunggu surat dari Menpan RB-RI setelah itu baru kita mempersiapkan administrasi sesuai dengan arahan BKN-RI,’’ kata Rifai.

Dijelaskan Rifai bahwa pihaknya tetap mengusulkan sesuai dengan petunjuk dari kementerian berapa jumlah yang pensiun. ‘‘ Kita usulkan sesuai petunjuk menpan sebanyak kondisi yg pensiun tahun 2018 lebih kurang 85 orang,’‘ ungkapnya.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bungo mengajukan formasi CPNS sebanyak 1000 formasi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Penerimaan PNS BKD Bungo, Ade Yusuf.

BACA JUGA : Soal Lokasi Tes CPNS di Provinsi Jambi, Ini Informasi Lengkapnya

Ade mengatakan hingga saat ini belum diketahui berapa jumlah yang akan disetujui oleh Kemenpan. Pasalnya belum ada surat resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait jumlah pengajuan yang diterima.

‘‘Senin nanti kita kabari ya. BKN nanti akan memberitahu berapa jumlah formasi yang disetujui melalui surat resmi ,’‘ ucap Ade Yusuf, Minggu (9/9) kemarin.

Kondisi yang sama juga ditemukan di Muaro Jambi. Meski memastikan akan membuka pendaftaran Penerimaan CPNS atau CASN pada tahun 2018 ini, namun belum tahu jumlah formasinya.

‘‘Insya Allah Muarojambi juga akan membuka pendaftaran penerimaan ASN pada 19 September mendatang. Formasi yang kami ajukan sebanyak 1.200 orang, namun Jumat (7/9) lalu KemenPAN RB meminta kami melakukan revisi Jumlah dan Job Deksripsi yang kami ajukan, seperti jumlah yang akan diterima akan berkurang dari yang kami ajukan, ‘‘ujar Sekdis BKD Muarojambi Budi Saputra saat dikonfirmasi.

Merangin pun demikian, dinas terkait setempat masih menunggu petunjuk dari Kemenpan dan RB. Sama halnya, jumlah pasti kuota CPNS di lingkup Pemprov Jambi belumdisampaikan oleh Kemenpan RB. Pasalnya, pihak BKD Provinsi Jambi menyebutkan saat rapat terakhir di Jakarta pada Kamis (6/9) lalu pihaknya belum mendapat verifikasi dari Kementerian yang mengurusi soal abdi negara ini.

‘‘Sebenarnya kita tinggal menunggu tanda tangan menteri saja,’‘ sampainya saat dikonfirmasi koran ini.

Untuk usulan sendiri Husairi menjelaskan pihaknya mengajukan 316 Kuota untuk lingkup ASN di Pemprov Jambi. ‘‘Pembagiannnya sekitar 200 untuk tenaga pendidikan, 6 untuk tenaga infrastruktur dan sebanyak 110 untuk tenaga kesehatan,’‘ sampainya.

Dia menyampaikan memang tenaga pendidik (guru) menjadi porsi terbanyak. ’‘Ini nantinya jika disetujui tentu untuk memenuhi kebutuhan guru dibawah kewenangan kita, yakni untuk Guru SMA dan SMK, selebihnya untuk Guru SD dan SMP menjadi kewenangan Kabupaten/Kota,’‘ sampainya.

Sedangkan terkait jalur honorer k2 yang didengungkan oleh pemerintah pusat, Husairi menyebut untuk Pemprov kebijakan honorer tidak ada fasilitas khusus. Dikarenakan menurutnya harus mengikuti test normal seperti CPNS umumnya.

‘‘Setahu saya untuk di Pemprov honorer jika ingin jadi PNS harus ikut test juga,’‘ pungkasnya. (era/ptm/wwn/aba/rza)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com