Pengusaha pemegang IUP Batubara Matlawan Hasibuan.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Pemprov dan para pengusaha batu bara sudah menggelar pertemuan terkait jalur khusus batubara.
Pengusaha pemegang IUP Batubara Matlawan Hasibuan setelah rapat tersebut, berpendapat, bola panas ada di tangan Pemkab Batanghari, untuk mengirimkan surat permohonan izin penaikan status jalan. "Karena kita sudah lihat ada surat dari Pemprov yang menunggu balasan dari Kabupaten Batanghari," sampainya.
Semakin cepatnya surat permohonan kenaikan kelas jalan Sridadi ini diajukan Kabupaten, maka kata Matlawan satu-satunya jalan pengurai kemacetan telah ditempuh. "Dengan ini agar nantinya tidak lagi terjadi kecelakaan karena sudah lewati jalur alternatif," ujarnya.
Dijelaskannya, jalur alternatif ini sendiri memiliki panjang 10 KM. "Jalurnya adalah Sridadi ke Bajubang, lalu nembus Tempino, jalur lingkar luar Muara Bulian, dari AMD tembus ke Sridadi tidak lagi lewati Unja nantinya," ujarnya.
Namun dia menekankan ini tentunya bersifat sementara. "Menjelang pemerintah meluncurkan anggaran kita (pengusaha, red) akan membiayai pemeliharaan jalur alternatif ini yang dalam hal ini akan ditangani konsorsium yakni bagian dari asosiasi," sebutnya.
Sementara untuk jangka panjang, Matlawan menyebut turut mendukung jalan khusus yang akan dibentuk. Menurutnya nantinya jalan khusus itu sendiri adalah daerah Mandiangin Kabupaten Sarolangun yang langsung tembus ke Pelabuhan Talang Duku, yang akan dibuatkan oleh investor. "Semacam jalan tolnya batubara, sekitar 135 KM , kabarnya sudah ada investor yang mulai tahap awal pembebasan lahan untuk jalan khusus ini, dan saya lebih cenderhng mendukung ini," pungkasnya. (aba)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com