JAMBIUPDATE.CO, SENGETI - Menyikapi adanya bentrokan yang terjadi antara Masyarakat Muaro jambi dengan Sopir Batu bara minggu (12/8) lalu, Pemkab Muaro jambi mengambil langkah dengan meminta Pemerintah Provinsi Jambi menjadi Fasilisator rapat lintas elemen.Â
Â
Rapat lintas elemen terkait angkutan batu bara ini akhirnya digelar pada Senin (13/8) pagi yang bertempat di Kantor Gubernur Jambi yang langsung di pimpin oleh Plt. Gubernur Jambi dan dihadiri oleh Bupati Muaro Jambi Hj Masnah Busro SE.Â
Â
Dimana dalam acara ini masyarakat Muaro jambi menyampaikan keluh kesahnya dimana masalah utama menurut masyarakat ialah hingga sampai saat ini, Angkutan Batubara masih menggunakan jalan pemerintah dan masyarakat, sehingga warga mulai merasa terganggu terlebih banyak terjadi kecelakaan yang melibatkan truk batubara.Â
Â
"Warga meluai jenuh hingga terjadi aksi tuntutan warga Kumpeh, harusnya mereka memiliki jalan sendiri atau mereka harus mematuhi kesepakatan waktu melintas transportasi Batubara yang telah disepakati bersama, "ujar perwakilan Warga.Â
Â
Sementara itu Bupati Masnah usai rapat berharap agar masalah inu dapat menjadi prioritas utama yang harus dicarikan solusi tepatnya sehingga didapat solusi yang menguntungkan seluruh pihak.Â
Â
"Kami pihak Pemkab Muaro jambi tentu sangat berharap ada solusi yang dapat diterima seluruh pihak agar gejolak gejolak sosial seperti kemarin tak lagi terulang,"ujar Bupati.Â
Â
Rapat ini sendiri dihadiri oleh Unsur Pemprov, Pemkab, Forkompimda, masyarakat beberapa Desa dalam Kabupaten Muaro jambi dan Batanghari serta perwakilan pengusaha batu bara di provinsi Jambi. (era)