Debit sungai Batanghari terus menyusut, sampah menumpuk dibibir sungai. Warga tetap beraktifitas dibantaran sungai, dikawasan Ancol Kota Jmabi, kemarin (5/8). Foto : M Ridwan / Jambi Ekspres
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Warga Kota Jambi dihimbau untuk menghemat air bersih. Pasalnya, saat ini Kota Jambi berada pada puncak kemarau. Ketinggian debit sungai Batanghari juga berada dibawah angka normal.
Saat ini konsumsi air PDAM meningkat mencapai 20 persen. Hal tersebut merupakan dampak dari banyaknya sumur warga yang kerung.
Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Mayang (PDMA TM) Kota Jambi, Erwin Jaya Zuchri mengatakan, asalkan tidak kelewat ekstrim, maka ketersediaan air di PDAM masih aman.
"Karena kita punya intake yang menjorok ke tengah sungai, kalau turun 30 meter baru berdampak," kata Erwin.
Sementara Ridwan, Kepala Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Jambi mengatakan, debit sungai Batanghari memang sudah berada dibawah angka normal.
“Normalnya ketinggian air itu 7-12 meter, tapi sekarang sekitar 7 meter," kata Kepala Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Jambi, Ridwan.
Ridwan mengatakan, selain surutnya sungai Batanghari, beberapa sumur warga sudah mulai ada yang kering. Oleh karena itu, warga dihimbau untuk menghemat air. "Surat himbauan sudah kita kasih kepada camat dan lurah," katanya. (hfz)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com