Ilustrasi
JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO - Pemkab Tebo tahun 2018 ini kembali mendapatkan penambahan jalan dua jalur dari Pemerintah Pusat. Namun proyek miliaran rupiah tersebut juga menimbulkan kerugian besar.
Pasalnya, pohon-pohon mahoni yang merupakan proyek penghijauan oleh Pemkab Tebo yang sudah ditanam sejak 2013 ikut tumbang oleh alat berat saat pengerjaan.
Hilangnya aset daerah senilai miliaran rupiah tersebut juga belum ada kejelasan hingga saat ini.
Apakah akan diberikan ganti rugi atau penanaman kembali oleh pihak kontraktor selaku pihak yang mengerjakan proyek pelebaran jalan tersebut.
Terkait kondisi ini, Wakil Ketua DPRD Tebo, Wartono Trian Kusumo saat dikonfirmasi Senin (21/5) sangat menyayangkan hal tersebut. Dirinya juga berharap Pemerintah Kabupaten Tebo bisa segera berkoordinasi dengan kontraktor untuk menyelesaikan masalah tersebut.
"Kita juga sangat menyeyangkan hal tersebut, itukan sudah ditanam beberapa tahun, kita berharap pemerintah segera berkoordinasi dengan lihak kontraktor untuk menyelesaikan hal itu apakah diganti atau ditanam kembali," ujar Wartono.
Untuk diketahui, Proyek penanaman pohon itu menelan dana Rp1,2 miliar. Dana berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR). (bjg)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com