Korban jambret, desa sitinjau laut
JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, dalam tiga hari belakangan ini resah, akan adanya ulah dari aksi jambret yang terjadi disejumlah wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Seperti yang dialami Saflenar (45), warga Desa Penawar Kecamatan Sitinjau laut yang menjadi korban Jambret, Kamis (1/3) lalu. Pad waktu itu, korban kehilangan uang Rp 3 juta, diambil paksa pelaku, saat korban tengah dalam perjalanan menuju Pasar tradisional Hiang.
"Pada saat kejadian, saya ingin kepasar Hiang, pas di jalan perbatasan Desa Penawar dengan Hiang, tiba-tiba ada dua orang mencegat dan menarik tas saya, uang saya sebanyak Rp 3 juta raib dibawanya," ungkapnya.
Bukan hanya itu saja, aksi jambret juga terjadi di Kota Sungai Penuh, pada Sabtu Sore (3/3) sekitar pukul 20.50 wib, Rita (20) bersama ibunya  Ilah (60) menjadi korban aksi Jambret. Warga Desa Permanti, Kecamatan Pondok Tinggi ini mengaku menjadi korban jambret yang dilakukan oleh dua orang pelaku dengan mengendarai motor Vixion berwarna putih.
Pelaku menarik paksa tas yang disandang ibunya Ilah dengan isi satu unit HP, uang tunai senilai Rp 2 juta.
Tidak hanya kehilangan harta, korban penjambretan mengalami cidera baik rita maupun ibunya, dimana korban mengalami cidera tulang rusuk kiri, dikarenakan terjatuh dan terbentur stang motornya. "Saya sempat tidak sadarkan diri, tulang rusuk saya terasa sakit.
Karena motor kami jatuh, kita juga sudah laporkan kejadian ini ke Kapolsek Sungai Penuh," sebut Rita.
Ironis kejadian berikutnya kembali terjadi, kali ini menimpa Puput (16) warga Desa Penawar, sekitar pukul 11.00 wib Minggu (4/3). Menurut pengakuan Puput dia memang diikuti oleh pelaku saat mengendarai sepeda motornya ke penawar.
"Seorang pelaku memakai motor Vixion warna putih, menarik kunci motor dan kami saling rebutan. Alhamdulillah, saya berhasil menendangnya. Pelaku melarikan diri dan dikejar warga," terangnya.
Saat ini, aksi komplotan jambret ini mulai meresahkan masyarakat baik Kabupaten Kerinci maupun Kota Sungai Penuh, bahkan masyarakat kini mulai ragu bepergian, apalagi membawa uang. "Kalau begini ceritanya kita menjadi ragu keluar rumah bawa uang, takut jadi korban.
Kami berharap pelaku bisa ditangkap, agar tidak meresahkan masyarakat lagi, terutama kaum ibu," terang Rani salah seorang warga Kerinci.(adi)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com