Terlihat tumpukan sampah di TPA Talang Gulo. Lokasi ini sudah mendekati overload.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo Kota Jambi sudah mendekati overload. Pemkot sudah menyiapkan lahan baru seluas 21,3 hektare untuk lahan TPA baru. Lokasinya tak jauh dari TPA lama.
Sebelum ditutup, pemerintah terlebih dahulu menangkap gas methan yang ada dari tumpukan sampah, untuk nantinya dikonversi menjadi energi gas sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama yang berada di sekitar TPA.
Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas 21,3 hektar yang nantinya akan dibangun TPA dengan sistem sanitary landfill.
Dalam pembangunan TPA tersebut, pemerintah Kota Jambi dibantu oleh Bank Pembangunan Jerman senilai 13,4 juta Euro atau senilai Rp 225 miliar.
"Kini tengah diadakan tender tingkat Internasional. Kemungkinan mulai dikerjakan pada triwulan ke-II 2018," katanya.
Lebih lanjut Fasha menyebutkan, saat ini gas metan dari TPA talang gulo sudah disalurkan ke masyarakat. Sebagai uji coba ada sebanyak 5 KK yang dialiri gas. Kedepan, semua masyarakat di sekitar Talang Gulo akan diupayakan mendapat gas tersebut. “Ada dua RT disini yang jumlah KK nya sekitar 300,†imbuhnya.
Setelah ditutup nantinya pemerintah akan menanam beberapa tumbuhan yang dapat menyerap bau dari TPA tersebut, sehingga nantinya TPA dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau oleh masyarakat.
“Ini kita tutup dan ditimbun tnah kembali, baru ditanam tanaman,†pungkasnya. (hfz)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com