Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO-Salah satu aliran yang diduga sesat disinyalir  beredar di Kabupaten Bungo.Bahkan, para pengikut aliran ini pun diajarkan tak perlu melaksanakan sholat lima waktu.
Kabar adanya aliran yang diduga sesat ini bahkan sudah sampai ke telinga pihak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bungo dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Bungo.
Ketua MUI kabupaten Bungo, KH. Usman Dung dikonfirmasi terkait hal ini mengakui jika MUI telah melakukan kajian terkait aliran itu. Dikatakannya, dari buku milik aliran ini yang mereka dapatkan memang ada indikasi melenceng dari ajaran agama Islam.
"Iya memang kini MUI sedang melakukan kajian. Kalau kita lihat memang ada yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, seperti tidak perlu shalat seperti yang diwajibkan bagi umat Islam lima waktu sehari semalam," tutur KH. Usman Dung.
Dengan munculnya faham atau aliran seperti ini yang meresahkan warga, pihaknya menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan ajaran diluar rukun islam dan rukun iman yang telah menjadi dasar bagi ummat Islam selama ini.
"Mereka ini memang mengkaji sifat tuhan, tapi sudah terlalu jauh. Oleh karenanya kita himbau, sebaiknya bagi kita yang belum mempunyai ilmu agama yang cukup dalam, jangan dulu ikut kajian seperti ini," tandas KH. Usman Dung. (ptm)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com