Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH - Meski mengklaim sudah menunjukkan kemajuan, namun Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Pemerintah Kabupaten Kerinci seakan mengabaikan kebutuhan pokok dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yakni kebutuhan air bersih dan listrik.
Pasalnya, selama dua hari belakangan ini tepatnya sejak Sabtu (25/11) hingga Minggu (26/11), para pelanggan Perusahaan Daerah air Minum (PDAM) Tirta Sakti kerinci dan Pelanggan Perusahaan Listrik Negara Ranting Sungai Penuh mengeluh dengan macetnya listrik dan air.
Bagaimana tidak, di sejumlah wilayah di Kerinci mendapat pasokan air PDAM yang dalam kondisi keruh, kondisi ini diperparah selama sehari ini telah terjadi pemadaman listrik yang berulang. Bahkan, pemadaman listrik juga dilakukan pihak PLN pada malam hari. Kondisi ini sangat dikeluhkan pelanggan setia PDAM Tirta Sakti Kerinci, dan PLN Ranting Sungai Penuh.
"Dalam dua hari telah terjadi beberapa kali pemadaman listrik, baik itu siang maupun malam. Selain itu pasokan air dari PDAM pun tidak masuk kerumah kami," ungkap Fitri salah seorang warga Sungai Penuh.
Tidak hanya warga Sungai Penuh saja, warga Kerinci, Azmal pahdi, mengaku kecewa dengan kinerja dari PLN Sungai penuh, terutama PDAM Tirta Sakti Kerinci.
"Air masuk kerumah kurang, Sabtu sempat didistribusikan rumah kami tapi airnya sangat keruh," sebutnya.
Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Sakti, Agus Salim, melalui Ketua Satuan Pengawas Interen (SPI) PDAM Tirta Sakti Kerinci, May Jendril, mengakui adanya gangguan saat ini yang menyebabkan terjadinya permasalahan dalam pendistribusian Air kerumah pelanggan.
“Untuk air yang keruh dikarenakan adanya kegiatan proyek yang dilaksanakan disekitar air baku milik PDAM," sebutnya. (adi)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com