Dipo Ilham Djalil.

Dipo Nilai Pajak Kian Represif

Posted on 2017-11-13 14:20:50 dibaca 1224 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Tren shortfall ditambah beban belanja makin meningkat dan penerimaan pajak yang tak mencapai target membuat pemerintah mencari celah. Beberapa diantaranya dengan memangkas anggaran, penambahan utang, hingga membuka ruang untuk melakukan tax amnesty jilid II.

Melihat ini, Dipo Ilham Djalil menyebutkan dengan tren shortfall dan besarnya belanja negara berimbas pada beban anggaran yang membengkak. Hal ini tentu tidak  menutup kemungkinan akan terjadinya celah penerimaan instan via tax amnesty jilid II.

“Kalau kondisinya seperti ini tidak menutup kemungkinan ada tax amnesty jilid II dengan asumsi validitas paradise papers terverifikasi,” ujarnya.

Menurutnya, pajak akan kian represif mengingat target pajak 10 persen terbilang sangat tinggi. Sehingga pemerintah akan terus mencari celah lubang-lubang pajak.

“Dikhawatirkan kontraproduktif di tengah pelemahan daya beli dan pajak yang represif akan semakin membuat pukulan daya beli, terlebih tren inflasi sedang rendah,” katanya.

Dipo berharap agar pajak tidak hanya sekedar meraih pemasukan. Tapi juga perbaikan layanan dan sistem pembayaran yang kini masih bermasalah.

“Ini terbukti dari lemahnya skor tax payment yang rendah pada rilis indeks kompetitif Bank Dunia baru-baru ini,” pungkasnya. (aiz)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com