Ilustrasi.

Pemberantasan Penyakit Kaki Gajah di Tanjab Timur Gagal

Posted on 2017-11-04 09:31:49 dibaca 2346 kali
JAMBIUPDATE.CO,MUARASABAK – Pemberantasan penyakit kaki gajah di Kabupaten Tanjab Timur, gagal. Pasalnya, hingga kini masih banyak ditemukan penderita kaki gajah, khususnya di Kelurahan Parit Culum dan Talang Babat, Kecamatan Muarasabak Barat.
 
Karenanya, seluruh masyarakat Kabupaten Tanjabtim, terpaksa harus kembali meminum obat kaki gajah lagi selama dua tahun kedepan.
 
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada Juli lalu, dari 300 sample darah masih terdapat 1,3 persen penderita kaki gajah. Kepadatan mikro vilaria yang masih signifikan ini, mengakibatkan pemberantasan kaki gajah di Kabupaten Tanjabtim di perpanjang hingga dua tahun kedepan.
 
“Minimal angka mikro vilarianya dibawah satu persen, karena Tanjabtim masih signifikan yakni 1,3 persen, maka pemberantasan penyakit kaki gajah diperpanjang dua tahun kedepan,” jelas Hendri, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabtim.
 
Disinggung penyebab gagalnya pemberantasan penyakit kaki gajah, hal ini dikarenakan masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk meminum obat. Ketika para petugas memberikan obat kaki gajah tersebut, masyarakat mengabaikan dan tidak meminum obat itu.
 
“Kesadaran masyarakat kita untuk memberantas penyakit kaki gajah masih kurang, karenanya kedepan kita akan merubah metode pemberian obat kaki gajah itu sendiri,” katanya.(oni) 
Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com