Dipo Ilham Djalil.

Menakar Kualitas APBN 2018

Posted on 2017-11-01 10:25:50 dibaca 1410 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) telah disetujui  DPR. Tidak tangung-tangung jumlahnya cukup fantastis yakni Rp. 2.220.6 triliun.

Namun kesan skeptis kentara karena ambiusnya kurang sejalan dengan kemampuan. Karena rekor pemerintah memimpin juga selalu shortfall dan patut jadi perhatian.

Menanggapi ini, Dipo Ilham Djalil menyebutkan jika APBN 2018 terkesan ambisius dan kurang ideal. Salah satunya teridentifikasi dari kenaikan
target pajak 10 persen.

“Pajak akan terkesan represif mengingat selalu shortfall dan targetpun seringkali meleset. Bila dipaksakan, maka dunia bisnis akan terancam lesu atau tertekan berujung kontraproduktif,” ujarnya.

Padahal, kata Wasekjen DPP PAN ini, imbas daya beli yang diakibatkan beberapa factor. Seperti pencabutan subsidi listrik tren shifting online karena kontribusi e-commerce cuma dibawah 2 persen valuasinya.

“Sisi inflasi kurang ideal, sebaiknya dinaikkan mengingat beban energi bakal membesar karena nilai subsidi energi diturunkan, sementara posisi tren minyak mentah dunia kenaikannya relatif lebih besar,” katanya.

Sehingga pemerintah perlu hati-hati ketika mencari celah menaikkan BBM. Lebih dari itu perlu rasionalisasi dana desa, rasionalisasi pos infrastruktur via penghapusan beberapa proyek strategis.

“Pemerintah perlu hati-hati mencari celah menaikkan BBM. Mislanya, kasus listrik agar tak kontraproduktif dan menambah suram kinerja perekonomian nasional,” pungkasnya. (aiz)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com