MUARABUNGO – Peredaran uang palsu (Upal) kian meresahkan. Sebelumnya warga Kabupaten Tebo yang menerima Upal dari pembeli. Kemarin (26/10) giliran pedagang di Pasa Atas Bungo.
Â
Yenti, salah satu pedagang mengakui mendapat kertas tak bernilai itu dari salah satu pembeli. Upal yang diterimanya pecahan Rp100 ribu.
Â
"Awalnya Saya juga tidak tau kalau uang tersebut uang palsu. Saya mengetahuinya ketika menyetorkan uang ke salah satu bank. Saat menyetor pegawai bank tersebut mengembalikan uang tersebut karena palsu," ucap Yenti, Kamis (26/10).
Â
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bungo AKP Afrito M Macan mengatakan, akan melakukan penyelidikan terkait beredarnya uang palsu ini. Namun, Afrito berharap adanya kerjasama semua pihak.
Â
"Untuk mengusutnya kita perlu kerjasama semua pihak. Jika ada pembeli yang kedapatan menggunakan uang palsu, harap beritahu segera pihak kepolisian terdekat ," ucap Afrito.
Â
Afrito juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada dan dalam menerima uang. Hendaknya masyarakat senantiasa teliti dalam bertransaksi dengan 3D yakni Dilihat, Diraba dan Diterawang. (ptm)