Dipo Ilham Djalil.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Dipo Ilham Djalil berharap agar pemerintah tetap waspada meskipun stabilitas keuangan global yang kian tampak membaik. Pasalnya, International Monetary Fund (IMF) mengingatkan potensi gejolak bisa datang kapan saja.
“Walapun stabilitas keuangan global membaik, tapi warning IMF patut menjadi perhatian,†ujarnya.
Dipo menyebutkan, bencana krisis memang sangat dihindari oleh siapapun. Karena peluang munculnya polemik bitcoin atau sejenisnya kian tak rasional.
“Sesuatu yang tampak tenang dipermukaan, belum tentu tenang di bawah permukaan. Apalagi, sentimen global terkait sesuatu yang dinamis seperti Bitcoin dan sejenisnya tengah melaju secara agresif,†katanya.
Wasekjen DPP PAN ini menjelaskan normalisasi bank sentral semacam The Fed, BOJ, dan ECB yang kebijakannya tampak mengarah ke pengurangan stimulus. Dampaknya, bila mereka secara serentak lakukan pengurangan stimulus bisa menyebabkan kerentanan terhadap krisis likuiditas yang bakal merembet atau meluas.
“Efeknya secara nyata bakal mengeringkan likuiditas negara berkembang, terutama bagi negara yang asumsinya tak siap atau rapuh standar penanganan maupun pencegahannya,†ucapnya.
Meski telah ada UU PPKSK, pendalaman mitigasi risiko patut diperhatikan. Terlebih penyikapan isu global, seperti arah kebijakan bank sentral ternama dan ketahanan keuangan nasional. (aiz)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com