JAMBIUPDATE.CO,MUARA BUNGO - Data yang peroleh dari Kantor BPBD dan Kesbangpol Bungo, terhitung Januari-Oktober 2017 ini terjadi 7 kasus konflik warga. Dari 7 kasus itu yang paling banyak konfilik antara warga dengan pihak perusahaan, 6 konflik dipicu masalah SDA, masalah jalan dan pertambangan batu bara. Sedangkan satu kasus lagi konflik antar warga yang dipicu masalah sosial budaya. Â
Â
‘’Terjadi konflik antar masyarakat dengan pihak perusahaan juga dipicu kurang adilnya pembagian dana CSR yang diberikan kepada masyarakat. Kalau kasus Sara tidak ada,†ucap Kepala BPBD Kesbangpol Bungo, Indones melalui Kabid Kesatuan Bangsa dan Kewaspadaan Nasional, Sri Aslina.
Â
Dari 7 kasus konflik warga yang terjadi di kabupaten Bungo itu, kata dia, tidak ada terjadi keributan yang besar, cepat diselesaikan yang dilibatkan Pemkab Bungo. ‘’Kedepan, diharapkan tidak ada lagi terjadi konflik di Bungo, baik konflik antar masyarakat dengan perusahaan, maupun antara masyarakat sama masyarakat,’’ harapnya.(ptm)