Bubuk Abate. Foto : Net
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini dimanfaatkan sejumlah warga untuk menarik keuntungan dengan penjualan bubuk abate. Penjualan bubuk abate ini menimbulkan keresahan bagi warga karena biasanya abate hanya diberikan secara gratis.
Yati, salah seorang warga Simpang III Sipin mengatakan, rumahnya pernah didatangi seorang pria dan memberikan bubuk abate. Setelah diberikan, pria itu meminta uang Rp 20 ribu.
“Datangnya sekitar pukul 21.00 WIB. Kami kiro gratis dari Pemerintah. Ruponyo bayar,†akunya.
Yati menyebutkan, setau dirinya, Pemerintah ada program pemberian bubuk abate gratis untuk pencegahan DBD kepada warga Kota Jambi. “Ini dak tau jugo dari mano, dak sempat nanyo, orang tu langsung pergi be,†katanya.
Jika itu bukan dari Pemerintah, maka, seharusnya ditindak karena merugikan warga. “Warga taunya yang ngasih bubuk abate tu pemerintah. Kalau ada yang jual ini ke warga, dikiro pemerintah tu lah,†imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Jambi, Darmawai ketika dikonfirmasi menyebutkan, bubuk abate dari Dinkes Kota Jambi diberikan secara gratis. Menurutnya, bisa saja ada pihak lain yang memang menjual bubuk abate memanfaatkan kondisi cuaca saat ini.
“Mungkin saja ada dari swasta. Kalau dari swasta biasanya ada logo atau merk perusahaannya,†pungkasnya. (hfz)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com